Blog'Net

Monday, 18 August 2014

Perbedaan mendasar antara Windows, Linux dan Macintosh

  Di sini saya akan memberikan sedikit perbedaan antara windows, linux dan macintosh langsung saja mengenai tentang linux, Linux, Windows, dan Macintosh itu merupakan sistem operasi yang sama-sama mempunyai jenis dan beberapa pilihan, Begitupun juga sama halnya dengan Windows. Berikut ini Perbedaan mendasar antara Windows, Linux dan Macintosh antara lain:


A. Keamanan dari Virus
  • Windows sering kena virus
  • Linux tidak mudah terkena virus karena tingkat security lebih kuat
  • Macintosh tidak mudah terkena virus juga

B. Dari segi harga
  • Window berlisensi (berbayar)
  • Linux free
  • Macitosh free
C. User Interface
  • Windows tidak banyak memiliki pilihan user interface
  • Linux memiliki banyak pilihan user interface
  • Macintosh tidak mempunyai banayk pilihan user interface tapi lebih enak dilihat
D. Instalasi dan kelengkapan program
  • Windows tidak banayak memeiliki software setelah menginsatl OS nya
  • Linux setelah kita menginstal OS nya banyak software didalam
  • Macintosh didalam OS nya sudah ada software walopun tidak banyak
E. Kualitas gambar
  • Windows bagus
  • Linux bagus
  • Macintosh lebih bagus
F. Pilihan sitem operasi
  • Windows tidak banyak varian/jenis yang di tawarkan
  • Linux banyak jenis yang bisa kita pilih baik lokal maupun luar
  • Macintosh tidak terlalu banyak yang yang disaediakan
Dan saya juga lampirkan Tampilan dari windows, Linux dan Macintosh seperti di bawah ini :
1. Microsoft Windows 
Microsoft Windows terdiri dari windows XP, 7, vista dll. merupakan sistem operasi yang mandiri yang tidak lagi bergantung pada sistem opeasi MS-DOS. windows merupakan sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command line.
Tampilan Dekstop Windows 7
2. Linux : linux adalh nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe UNIX.
faktor keamanan dan kestabilannya tinggi dibandingkan dengan Windows. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama.

Tampilan Dekstop Linux  Debian

3. Macintosh atau Mac Os : merupakan sistem operasi keluaran Apple.
Mac adalah salah satu jenis komputer personal berbasis PowerPC yang diproduksi oleh Apple.

Tampilan Dekstop Macintosh atau Mac OS

Berdasarkan keterangan tersebut diatas kita akhirnya dapat menyimpulkan Sistem Operasi manakah yang paling handal??

"Untuk sistem operasi Windows, Linux, Mac, sebenarnya bersaing, namun karena yang sudah terlanjur populer di Indonesia adalah Windows, maka Windowslah yang paling banyak dipakai, malahan di seluruh dunia. 
Dengan banyaknya digunakan, maka banyak pengembangnya, sehingga program-program yang tersedia di pasar juga banyak, termasuk yang bajakkannya dan termasuk virusnya.


Untuk sistim operasi Linux, karena bersifat open sources, seharusnya banyak yang mengembangkannya, namun pada kenyataannya, tetap kalah dengan Windows yang berbayar, namun dibajak.

Demikian juga untuk sistem operasi Mac yang banyak digunakan di Eropa dan Amerika, kurang berkembang dengan hal yang sama."


Demikian juga untuk sistem operasi Mac yang banyak digunakan di Eropa dan Amerika, kurang berkembang dengan hal yang sama.”
Mungkin segini dulu penjelasan mendasar mengenai Windows, Linux Dan Macintosh mudah-mudahan dapat berguna buat yang sudah membaca nya...
Terima kasih... Salam Damai...

Cara Instalasi Linux Ubuntu

Baiklah.. saya akan memposting tutorial atau cara menginstal Linux Ubuntu pada PC. Disini saya menggunakan software Ubuntu 10.04 LTS
Setelah kira - kira spesifikasi dari komputer/PC untuk menginstal Linux Ubuntu anda telah terpenuhi selanjutnya perhatikan dengan seksama langkah - langkah menginstal Linux Ubuntu 10.04 LTS berikut ini. 






Langkah Pertama >>

Masukkan CD Installer ke perangkat CD / DVD-ROM dan reboot komputer untuk boot dari CD. Tunggu sampai CD termuat ...


1
Tampilan awal Penginstalan

Selanjutnya >> 
Anda akan melihat wallpaper dan jendela instalasi. Pilih bahasa dan klik tombol "Install Ubuntu 10.04 LTS" untuk melanjutkan.


Kotak Dialog untuk pilih bahasa


Selanjutnya >> 
Layar kedua akan menampilkan peta bumi. Setelah pemilihan lokasi, waktu sistem akan menyesuaikan.
Klik tombol "Forward" setelah Anda memilih lokasi yang Anda inginkan.


Kotak Dialog untuk memilih lokasi pengguna



Selanjutnya >>
Pada layar ketiga, Anda dapat memilih layout keyboard yang diinginkan.

Klik tombol "Forward" bila Anda telah selesai dengan konfigurasi keyboard.



Kotak Dialog pengkonfigurasian jenis keyboard (input)



Selanjutnya >>
Anda memiliki empat pilihan di sini :


Kotak dialog prepare disk space

Jika Anda memiliki sistem operasi lain (misalnya Windows XP) dan Anda ingin sistem dual boot, pilih :
  1. Pilihan pertama : "Instal mereka berdampingan, memilih di antara mereka pada setiap startup."
  2. Pilihan Kedua : "Jika Anda ingin menghapus sistem operasi yang ada, atau hard drive sudah kosong dan Anda ingin agar installer secara otomatis mempartisi hard drive Anda, pilih pilihan kedua, "Gunakan seluruh disk (Use entire disk)"
  3. Pilihan Ketiga : "Gunakan ruang terbesar bebas terus-menerus" dan akan menginstal Ubuntu 10.04 di ruang unpartitioned pada hard drive yang dipilih.
  4. Pilihan Keempat : "Tentukan partisi secara manual" dan dianjurkan HANYA untuk pengguna tingkat lanjut, untuk membuat partisi khusus atau memformat hard drive dengan filesystem lain dari yang default. Tetapi juga dapat digunakan untuk menciptakan partisi / home, yang sangat berguna jika Anda menginstal ulang seluruh sistem.



Selanjutnya >>
Tabel partisi akan terlihat seperti gambar di atas. Klik tombol "Forward" untuk melanjutkan instalasi.


Kotak dialog untuk memilih lokasi dan ukuran disk penginstalan



Selanjutnya >>
Pada layar ini, akan menampilkan tabel partisi yang sudah ada maupun partisi yang baru anda buat. Anda harus menentukan di partisi mana penginstalan ini akan ditempatkan.


Kotak Dialog hasil partisi yang dibuat



Selanjutnya >>
Pada layar ini, isi kolom dengan nama asli Anda, nama yang ingin Anda gunakan untuk login di Ubuntu OS (juga dikenal sebagai username yang akan diminta untuk log in ke sistem), password dan nama komputer (secara otomatis, tetapi bisa ditimpa). Juga pada langkah ini, ada sebuah opsi bernama "Login secara otomatis". Jika Anda mencentang kotak pada pilihan ini, Anda akan secara otomatis login ke desktop Ubuntu. Klik tombol "Forward" tombol untuk melanjutkan ...


Kotak dialog mengisi  user account



Selanjutnya >>
Ini adalah langkah akhir dari prosedur instalasi. Selanjutnya Klik tombol “Install”.


Klik Tombol Install


Selanjutnya >>
Ubuntu 10.04 LTS (Lucid Lynx) akan terinstall. Proses!


Proses Instalasi perlu tunggu samapai 100%



Selanjutnya >>
Setelah beberapa menit (tergantung spesifikasi komputer Anda), sebuah jendela pop-up akan muncul, yang memberitahukan bahwa instalasi selesai, dan Anda harus me-restart komputer untuk menggunakan sistem operasi Ubuntu yang baru diinstal. Klik tombol "Restart Now".


Kotak dialog perintah restart


Selanjutnya >>
CD pada Disc Drive anda akan keluar otomatis; keluarkan dan tekan "Enter" untuk reboot. Komputer akan direstart dan dalam beberapa detik, Anda akan melihat boot splash Ubuntu.


Tampilan Splash Ubuntu 10.04 LTS


Selanjutnya >>
Pada layar login, klik nama pengguna Anda dan masukan password Anda. Klik "Log In" atau tekan Enter.


Tampilan Log In user account 

Selanjutnya >>
Tampilan Desktop Ubuntu 10.04 LTS (Lucid Lynx).


Tampilan Dekstop Ubuntu versi 10.04 LTS
Sekian, itulah langkah² Tutorial Penginstalan Ubuntu 10.04 LTS menggunakan disc. Semoga bermanfaat.

CARA INSTALASI JARINGAN LAN (Local Area Network)

LAN (Local Area Network) merupakan jernis jaringan yang menghubungkan dua atau lebih workstation dalam satu jaringan local yg tidak terlalu luas, misalnya dalam satu ruang atau satu gedung. Secara garis besar terdapat dua tipe jaringan LAN, yaitu :
1. Peer to Peer
2. Client-Server

Jaringan peer-to-peer merupakan jenis jaringan yang menghubungkan beberapa workstation dimana setiap workstation mempunyai kedudukan yg sama. dalam artian masing-masing Workstation berbagi sumberdaya. Sedangkan, jaringan Client-Server, dapat dilihat dari nama, dimana terdapat Workstation yg berfungsi sebagai server yg menyediakan sumber daya yg diberikan kepada tiap-tiap client.


Persiapkan beberapa bahan:
1. Tang Crimping
   

2. Kabel UTP
   
3. konektor RJ-45
   
4. Tester
    
5. LAN Card (NIC) buat mainboard yg offboard (perangkat network dan grapich belum disertakan/eksternal).
   





kita perlu memperhatikan, bahwa jenis kabel yang akan di gunakan berbeda-beda:

  • Untuk jaringan peer-to-peer menggunakan kabel tipe Crossover
  • Untuk jaringan client-server menggunakan kabel tipe Straigh
Kita mulai instalasi jaringan LAN:
1. Buat jaringan peer-to-peer dengan menggunakan kabel UTP yang disusun secara Crossover
  
2. Buat jaringan  Client-Srver dengan menggunakan kabel UTP yang disusun secara Straight
 
3. Jika kedua jaringan sudah di buat, uji lah kabel kedua jaringan itu dengan menggunakan tester.
4. Mengkonfigurasi jaringan LAN
  • Computer Name dan Workgroup
          Caranya : Klik star-klik kanan pada My Computer->klik kiri pada properties->klik change settings (letaknya ada di sebelah kanan bawah)->klik change->kemudian anda piih workgroup lalu masukan nama workgroup yang anda inginkan->kemudian klik ok. Gambarnya di bawah ini !

1.  klik kanan pada My Computer-klik kiri pada properties


2. klik change settings (letaknya ada di sebelah kanan bawah)
   
 
3. kemudian anda piih workgroup lalu masukan nama workgroup yang anda inginkan-kemudian klik ok
 
2. Mengatur IP Address
    Caranya :  klik Start > Control Panel > Netwotk and Internet Connection > Network Connection. pilih NIC yang sedang aktif(Local Area Network). klik kanan dan pilih Properties.
pilih Internet Connection (TCP/IP) lalu klik properties (bisa juga dengan double klik).
 
pilih Use the Following IP Address.
  
Isikan dengan alamat yg akan digunakan, misalnya:
Ip address :192.168.10.10
Subnet mask : 255.255.255.0
Default gateway : 192.168.10.1
untuk DNS biarkan sj kosong.
klik OK.
sekarang coba anda melakukan browsing dengan web browsermu melakukan ping ke http://www.google.com melalui CMD(command prompt). 
DAN BERHASIL !
Jika masih belum terkoneksi internet, coba perhatikan kabel yg dipasang atau pastikan pada modem sudah benar konfigurasi alias status sudah UP.